• Kamis, 19 Mei 2022

Khazanah Ramadan Bersama Siswa Disabilitas di Cimahi

- Senin, 25 April 2022 | 18:17 WIB

KULTURNATIV.COM - Suara merdu dari dalam Masjid Ar-Rahman terdengar nyaring, rupanya para santri disabilitas sedang membaca ayat suci Al-Quran di Pusat Pelayanan Griya Harapan Difabel, Dinas Sosial Jawa Barat, Kota Cimahi, Kamis (19/4/22).

Dari dalam masjid, puluhan siswa disabilitas sedang menjalankan kegiatan pesantren kilat Ramadan. Mereka, nampak membuat lingkaran yang mengitari para pengejar untuk secara bergilir mendapatkan bimbingan tadarus.

Fahmi Salman, Instruktur Bimbingan Mental Pusat Pelayanan Griya Harapan Difabel Dinsos Jabar menjelaskan, kegiatan pesantren kilat yang telah berlangsung setiap tahunnya bertujuan untuk meningkatkan tingkat kefasihan dalam membaca Al-Quran serta mengisi waktu luang di bulan Ramadan dengan beriman kepada Allah Swt.

“Kita disini ada beberapa sesi dalam pesantren kilat untuk membiasakan anak-anak dengan materi agama. Diawali dengan sholat lima waktu, sholat sunnah, membaca al-quran, berdzikir,dan tahsin.” tutur Fahmi kepada kulturnativ.com, Selasa (19/4/22).

Menurut, Fahmi yang membedakan pesantren kilat disini adalah setiap siswa dibagi menjadi empat yakni siswa tunanetra, siswa tunarungu, siswa tuna grahita, dan tuna daksa dalam waktu yang bersamaan mengaji.

Siswa-siswi tampak khusyuk membaca ayat per ayat.
Dalam pelaksanannya, mereka didampingi seorang pendamping. Meski terbatas, para siswa memiliki semangat ketekunan dan kekhususan mereka amat terasa.

Beberapa jenis Al-Quran seperti braille dan Al-Quran pada umumnya menjadi pedoman bagi santri untuk melaksanakan rangkaian pesantren.

Fahmi, menambahkan, bahwa dirinya sempat kesulitan di awal mengajar. Karena terkendala oleh bahasa, tetapi perlahan ia mendapatkan metode yang lebih mudah untuk dipahami oleh para santri khususnya santri tunarungu.

“Jadi, diawal saya tidak bisa berbicara dengan siswa tunarungu karena mereka terkesan memaksakan untuk melafalkan secara lisan pada bacaan surat Al-Qurannya. Tetapi, saya mendapatkan metode bahwa siswa tunarungu ternyata bisa membaca dengan cara menggunakan bahasa isyarat.” kata Fahmi
Tak hanya tadarus Al-Quran saja, disana pun ada beragam kegiatan seperti workshop santri, bazzar, hingga buka bersama dalam rangka menyambut khazanah di bulan Ramadan 1443 Hijriah.

Halaman:

Editor: Syarif Pulloh Anwari

Tags

Terkini

Gistara : Ruang Bermusik Bagi Gen Milenial

Rabu, 17 November 2021 | 21:07 WIB

Film Richard Jewell: Framing Media dalam Pembuatan Berita

Selasa, 28 September 2021 | 13:16 WIB

Sejarah Klub Sepak Bola Persib Bandung

Jumat, 24 September 2021 | 06:48 WIB

Terpopuler

X